Cara Berbisnis Waralaba Bebek Garang

tmb001

Zingga Nusantara – Kuliner memang menjadi salah satu sektor bisnis yang cukup menjanjikan. Pasalnya, makan adalah hal pokok yang memang dilakukan sehari-hari, ditambah perilaku konsumtif manusia di zaman sekarang ini.

Bisnis restoran bebek goreng bisa menjadi salah satu pilihan bagi yang Ingin memulai bisnis dengan modal menengah‎. CV Garang Sejahtera Sekali pemiliki merek dagang Bebek Garang menyediakan program kemitraan bagi calon investor yang mau memulai bisnis restoran ini.

Untuk bergabung dengan Bebek Garang, investor cukup merogoh kocek Rp 125 juta.‎ “Itu sudah termasuk biaya kemitraan, training pegawai,tapi belum dengan bahan baku untuk persediaan selama satu bulan pertama,” ujar Staff Marketing Bebek Garang Benny Ibnu kepada tim Zingga Nusantara.

Sebelum lebih jauh, ‎Benny menjelaskan ada program kemitraan lain senilai Rp 500 juta yang disebutnya sebagai paket investasi lengkap dengan biaya renovasi ruangan restoran dan bahan baku awal untuk persediaan selama 1 bulan.

“Namun kita lebih menawarkan yang paket Rp 125 juta, karena kalau renovasi akan lebih ringan karena investor tahu biaya material apa saja yang dibtuhkan asal desainnya sesuai dengan yang kita berikan,” jelasnya.

Perbedaan dua paket ini pula ada pada pola menjalankan usaha, untuk paket Rp 125 juta investor menjalankan bisnisnya sendiri, sementara untuk paket Rp 500 juta manajemen Bebek Garang yang akan menjalankan usaha.

Selain paket perlengkapan awal tersebut, mitra yang telah bergabung dengan Bebek Garang akan mendapat pendampingan usaha, survey lokasi bahan baku terdekat hingga survey lokasi paling prospektif untuk tempat berdirinya restoran.

“Semua kita dampingi sampai investor bisa mandiri menjalankan bisnis. Jadi nggak kita lepas,” tutur Benny.

Dari sejumlah mitra yang telah bergabung, rata-rata dalam sehari bisa melayani hingga 150 orang pengunjung dengan hasil penjualan sekitar Rp 7-15 juta/hari. “Kalau dihitung perbulan bisa rata-rata Rp 210 juta. Bagi hasil ke Bebek Garak hanya 4% dari laba sebagai management fee, sedangkan investor mendapat 96% dari keuntungan,” tuturnya.

Adapun biaya operasional terdiri dari bahan baku, sewa lokasi, gaji pegawai, pajak dan biaya operasional lainnya mencapai Rp 181,7 juta. Sehingga dengan pendapatan Rp 210 juta, maka investor bisa memperoleh laba sekitar Rp 28,3 juta.

Dengan pendapatan seperti itu, investor bisa mendapat modalnya kembali dalam 2 tahun, tepatnya 25 bulan perioda usaha. Saat ini, sedikitnya sudah ada 11 mitra franchise Bebek Garang yang telah bergabung tersebar di seluruh Indonesia diantaranya di Braga Bandung dan Margonda, Depok‎.

(zna)

Zingga Nusantara

Content Writter at Zingga Nusantara
Memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan merupakan suatu perbuatan atau tindakan yang mulia. Dengan berkembangnya teknologi yang ada di Indonesia, masyarakat akan sangat membutuhkan informasi dengan cepat. Untuk itulah kami hadir untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *