Indahnya Wisata di Sungai Kapuas

Gambaran Sungai Kapuas di Waktu Petang

Zingga Nusantara – Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 1.143 km. Sungai Kapuas Kota Pontianak memiliki kemiripan karakteristik dengan sungai yang ada di Kota Lyon, Prancis.

Potensi sungai terpanjang di Indonesia ini mulai dilirik pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi obyek wisata yang mampu menarik minat wisatawan.

Presiden RI,  Ir. Joko Widodo juga pernah menyatakan ketertarikannya dengan Sungai Kapuas sehingga pinggiran Sungai Kapuas akan dikembangkan menjadi obyek wisata yang menarik ke depannya dalam mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Pontianak dan Kalimantan Barat (Kalbar) umumnya.

Kapuas memiliki hubungan yang sangat erat dengan kota Pontianak. Mulai dari sejarah pendirian kota hingga kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Ada beberapa objek bersejarah yang dapat kalian kunjungi di sepanjang sungai diantaranya Masjid Jami, Istana Keraton Kadariyah, Makam Batu Layang, hingga Tugu Khatulistiwa.

Apabila sudah sampai di Kalimantan, jangan beranjak sebelum kalian mencoba untuk berkeliling sungai Kapuas. Kalian harus mencoba untuk menaiki kapal Galaherang. Kapal ini merupakan cafe terapung yang akan memanjakan penumpangnya dengan berbagai kuliner sekaligus berkeliling sungai Kapuas.

Selain itu taman alun – alun juga menjadi tempat yang bagus untuk melihat pemandangan dan merasakan suasana di sekitaran singai kapuas. Taman ini menyajikan pemandangan tenangnya aliran air di Sungai Kapuas dengan kapal-kapal yang melintasi sungai.

Taman yang terletak di pusat Kota Pontianak ini menjadi salah satu tempat berkumpulnya warga Pontianak. Menikmati pemandangan sungai yang membelah Kota Pontianak ini sambil duduk santai dan menikmati sajian kuliner khas Pontianak menjadi saat menyenangkan saat berada di taman ini.

Biasanya, Taman Alun-Alun Kapuas menjadi lebih indah saat malam telah menyapa. Cahaya-cahaya lampu yang menerangi area sekitar taman mempercantik nuasa taman ini di saat hari mulai gelap. Lampu-lampu yang berasal dari kapal-kapal nelayan menjadi dekorasi cantik dari arah sungai.

Untuk menuju taman ini pengunjung dapat menempuh beberapa alternatif transportasi yang sangat mudah. Menggunakan kendaraan pribadi maupun angkot taman ini akan mudah ditemukan. Letaknya yang berada di pusat kota menjadikan taman ini begitu mudah untuk diakses.

Taman yang menjadi salah satu proyek ‘Waterfront City’ bagi Pemerintah Kota Pontianak ini memang memiliki arsitektur yang dibuat nyaman bagi para pengunjung. Taman ini memiliki air mancur yang penempatan terasa sangat indah dengan dikelilingi anak tangga. Replika Tugu Khatulistiwa yang merupakan bangunan kebanggaan warga Pontianak juga bisa pengunjung lihat di taman ini.

Taman Alun-Alun Kapuas sudah mengalami beberapa kali renovasi. Renovasi pertama terjadi sekitar tahun 1999, lalu pada 2011 taman ini mengalami renovasi kembali. Pada tahun 2012, Pemerintah Kota Pontianak melakukan renovasi di beberapa sektor seperti menambah beberapa titik air mancur serta melengkapi taman ini dengan sarana dan prasarana tambahan. Jika pada awalnya taman ini hanya memiliki luas sekitar 1,5 hektar kini luas Taman Alun-Alun Kapuas sudah mencapai sekitar 3 hektar.

(zna)

Zingga Nusantara

Content Writter at Zingga Nusantara
Memberikan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan merupakan suatu perbuatan atau tindakan yang mulia. Dengan berkembangnya teknologi yang ada di Indonesia, masyarakat akan sangat membutuhkan informasi dengan cepat. Untuk itulah kami hadir untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *